Forum Komunikasi CSR Sambangi PT KCM

komunitasForum Komunikasi Corporate Social Responsibility (CSR) terus bergerilya mendatangi satu per satu perusahaan di Balikpapan. Hal ini dilakukan untuk menghimpun data CSR dan me nyelaraskan dengan program pemerintah. Kemarin, mereka mendatangi PT Kutai Chip Mill (KCM) di Kariangau.Manager SSL MILL Kompleks, PT Kutai Chip Mill Arif Kurniawan dengan senang hati menjelaskan program-program CSR yang sudah dilakukan perusahaan. Dia menjelaskan, jumlah program CSR perusahaannya ada 15 jenis, dengan total anggaran mencapai Rp 749 juta. Dana tersebut digelontorkan pada 2016.Perusahaan yang terletak Jalan Teluk Waru RT 9, Kariangau, Balikpapan Barat berkontribusi menjadikan dua kampung. Yakni, Salok Cina RT 08 yang didiami 88 kepala keluarga (KK) berjumlah 300 jiwa dan Teluk Waru RT 09 dengan 130 KK dengan jumlah 450 jiwa sebagai kampung binaan. Continue reading

Kebijakan CSR dari Aspek Yuridis

kubu rayaSebelumnya, banyak permasalahan (Current issues) berkaitan dengan tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility) di Indonesia, perlu menjadi perhatian dari berbagai perusahaan dan Pemerintah. CSR merupakan bentuk implementasi dari konsep tatakelola perusahaan yang baik.Lahirnya konsep ini, telah beberapa kali perubahan sejak dikeluarkannya Keputusan Menteri BUMN No. Kep-236/MBU/2003 tentang Program Kemitraan BUMN dengan Usaha Kecil dan Program Bina Lingkungan dan Peraturan Menteri BUMN ini, mempertegas tidak menggunakan istilah CSR melainkan menggunakan istilah Bina Lingkungan.Namun program kemitraan yang diatur sebenarnya identik dengan CSR dan dipandang sebagai sesuatu hal yang penting dalam konteks bisnis. Keputusan yang dituangkan dalam peraturan merupakan kebijakan yang memiliki kekuatan mengikat dan masa berlakunya dilihat dari asas manfaatnya. Continue reading

SINDO Media Beri Apresiasi CSR Perusahaan

hand csrSINDO Media memberikan apresiasi kepada 22 perusahaan pada delapan kategori. Adapun kategorinya terdiri atas lingkungan, pendidikan, sosial pemberdayan ekonomi, kesehatan, inovasi program CSR (Corporate Social Responsibility) dan Inovasi komunikasi CSR.“Selamat kepada semua penerima anugerah. Semoga terus berinovasi dalan menjalankan CSR-nya sehingga perusahaannya bisa tumbuh dan berkembang bersama masyarakat,” ujar Pemimpin Redaksi SINDO Weekly Nevy Hetharia di Jakarta, Selasa (13/12/2016).Menurutnya, inovasi dan kreativitas penyusunan program CSR serta efektivitasnya dalam pembentukan modal sosial itulah yang menjadi indikator utama Majalah SINDO Weekly dan Koran SINDO dalam memberikan apresiasi ini.
Continue reading

CSR Berdampak Citra Perusahaan Meningkat

csr secara umumWali Kota Pontianak, Sutarmidji menilai, Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan satu program penting yang sudah semestinya diterapkan perusahaan-perusahaan. Menurutnya, melalui CSR, lingkungan di sekitar perusahaan tertata rapi sehingga aset yang mereka miliki meningkat.“Kalau lingkungan mereka perhatikan, sudah otomatis perusahaan mereka punya nilai tambah, masyarakat setempat dukung aktivitas perusahaan serta keamanan dan kenyamanan sudah pasti tecapai,” ujarnya usai rapat paripurna penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) di ruang rapat paripurna DPRD Kota Pontianak, Senin (19/12).Meskipun pemerintah pusat tengah menyusun Undang-undang (UU) tentang CSR, pihaknya tetap mengkaji raperda CSR, tetapi akan diselaraskan dengan UU CSR yang akan dikeluarkan pemerintah supaya tidak terjadi tumpang tindih.

Continue reading

Pengusaha Keberatan RUU CSR

csr secara umumRancangan Undang-Undang (RUU) tentang tanggungjawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) yang tengah dibahas Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dinilai menambah beban pengusaha.RUU CSR ini masuk dalam prolegnas prioritas tahun 2017.”RUU CSR kami pastikan akan menambah beban berat pengusaha daerah,” ujar Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Teddy Karim, Senin (5/12/2016).Beban berat itu, kata Teddy, disebabkan semakin banyaknya pos-pos pengenaan pajak yang ditetapkan pemerintah kepada para pengusaha. Padahal, di sisi lain pemerintah belum optimal memberikan fasilitas dan pelayanan bagi dunia usaha. Continue reading

ASEAN: Salah Kaprah Mengenai CSR Masih Luas

haverstASEAN menilai salah kaprah mengenai apa itu Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) masih luas terjadi di antara pemangku kepentingan yang terkait.”Kebanyakan masih menyamakan CSR itu sebagai bentuk kedermawanan sederhana dari perusahaan,” kata Deputi Sekretaris Jenderal ASEAN urusan Masyarakat dan Perusahaan AKP Mochtan, Jakarta, Kamis (24/11) petang.Selanjutnya, kata dia, koordinasi antara berbagai pemangku kepentingan yang bekerja untuk mempromosikan praktik CSR juga masih kecil, termasuk kelompok usaha, masyarakat sipil dan pemerintah. “Hal ini menyebabkan kebingungan yang lebih jauh dari pengertian CSR. Akhirnya, karena CSR sesungguhnya mencakup berbagai isu, tidak ada kejelasan tentang siapa yang harus memimpin dengan sistem ASEAN,” katanya.
Continue reading