Tinjau Ulang Tata Kelola KLB dan CSR, Sandi: Sistemnya Belum Baik

CSR Reportspelatihan csr -.Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno akan meninjau ulang sistem tata kelola penggunaan dana CSR dan Koefisien Luas Bangunan (KLB). Sandiaga menerima laporan jika pengelolaan CSR dan KLB selama ini belum menganut sistem yang baik.”Dari segi kebijakan itu ada beberapa masukan ke kita, kalau pengelolaannya belum menganut sistem pengelolaan yang baik. Itu nanti salah satu yang akan kita pelajari dan target yang sama juga untuk KLB,” ujar Sandiaga kepada detikcom, Kamis (3/11/2017).Sandiaga mengatakan Pemprov DKI ke depan harus menganut sistem pemerintahan yang terbuka, transparan, dan akuntabel. Salah satu yang dilakukan dengan membenahi sistem pengelolaan CSR dan KLB yang selama ini mendorong pertumbuhan pembangunan di DKI. Sandiaga akan mengkajinya segera. Continue reading

CSR LINGKUNGAN PABRIK: Semen Indonesia Kucurkan Rp35 Miliar

csr secara umumPT Semen Indonesia (Persero) Tbk. mengucurkan dana Rp35 miliar untuk program corporate social responsibility khusus lingkungan sepanjang tahun lalu guna menjaga kestabilan lingkungan di sekitar pabrik.Rizkan Chandra, Direktur Utama PT Semen Indonesia mengatakan perusahaan menargetkan penurunan emisi hingga tahun 2020 mencapai 22%, sementara itu target dari pemerintah sekitar 13%. Program CSR tersebut berupa pemanfaatan biomassa sebagai bahan bakar alternatif pengganti energi fosil. “Prinsipnya kondisi lingkungan menjadi lebih baik setelah dibangun pabrik dibandingkan sebelum penambangan. Bahkan program perbaikan lingkungan di pabrik Rembang, Jawa Tengah akan lebih baik dari pabrik di Tuban,” tuturnya dalam keterangan resmi, Selasa (17/1/2016). Continue reading

Regulasi CSR : Harusnya Bukan Sekadar Donasi

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Dr. Chatib Basri tahun ini mengatakan bahwa target investasi Indonesia di tahun 2013 sebesar Rp. 390 triliun. Nilai ini diperkirakan meAerial View of Hong Kongngalami peningkatan sebesar 34 persen dibandingkan nilai investasi di Indonesia pada tahun 2012 lalu yang mencapai Rp. 300 triliun. Sektor yang digarap dalam investasi pada tahun ini, menurut BKPM, diprioritaskan pada sektor-sektor untuk produk domestik, seperti konsumsi, energi, dan otomotif. Pesatnya nilai pertumbuhan investasi di Indonesia, sebaliknya, tidak diimbangi dengan tata kelola internal yang baik di beberapa aspek, salah satunya CSR, sehingga menimbulkan permasalahan di dalam negeri.

Continue reading

PKBL Investasi Sosial BUMN

Tulisan ini sedikit menanggapi pernyataan Menteri BUMN Dahlan Iskan, beberapa waktu lalu di sejumlah media massa yang menyebutkan bahwa Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) dari sejumlah perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan dialihkan ke pihak lain yang lebih berkompeten.Menurut Dahlan, wacana ini dilakukan agar BUMN yang bersangkutan lebih fokus mengurusi bidangnya sebagai badan usaha milik negara. Inilah beberapa poin alasan yang dijadikan Dahlan Iskan kenapa PKBL atau CSR-nya BUMN harus dialihkan ke pihak lain yang lebih borkompeten. BUMN dinilainya, bukan dibentuk untuk tujuan mengelola kegiatan sosial. Selain itu, pengelolaan PKBL masih tergolong lemah sehingga BUMN sulit mempertanggungjawabkan penggunaan dana yang dialokasikan untuk kepentingan masyarakat. Dengan PKBL, BUMN dikhawatirkan juga tidak bisa berkompetisi dengan perusahaan swasta, sehingga target mengejar prestasi sulit dicapai.

Continue reading