Category Archives: Teknik Penerapan Pelaksanaan CSR Bidang Lingkungan

CSR Pertamina : Layanan Kesehatan Berbasis Bank Sampah

Pelatihancsr – Bank Sampah yang merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina, tak hanya dilaksanakan guna menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Namun sekarang, melalui bank sampah, Pertamina berusaha meningkatkan kesehatan masyarakat yang tinggal di sekitar Kilang Balongan.

Skema pelayanan kesehatan berbasis bank sampah kini mulai digulirkan di Desa Majakerta melalui kegiatan menabung sampah anorganik di bank sampah Gebang Sawit yang mendapat pendampingan dari CSR Pertamina RU VI Balongan.

Setiap sampah yang ditabung nasabah akan dicatat pada buku tabungan bank sampah yang disesuaikan dengan harga sampah plastik jika dirupiahkan. Nasabah kemudian bisa menggunakan saldo yang dimiliki untuk mendapatkan layanan kesehatan yang tidak dicover pemerintah kepada bidan desa di Posyandu, terutama pemeriksaan kesehatan ibu dan anak. Continue reading

Pelatihan CSR – Teknik Penerapan Pelaksanaan CSR Bidang Lingkungan (berdasarkan petunjuk CSR bidang lingkungan Kementrian Lingkungan Hidup)

Pelatihan CSR-Strategi Komunikasi Program CSR (CSR Communication Training) | Jadwal Pelatihan CSR 2018

CSR lh

Pelatihan CSR / Program CSR– konsep yang saat ini cukup populer dalam diskursus akademik, bisnis, maupun tataran kebijakan, Corporate Social Responsibility (CSR) memiliki tafsir yang beragam mulai dari definisi, pendekatan, hingga bentuk atau penerapannya di lapangan. Hal tersebut kerap membuat kebingungan berbagai pihak yang berkepentingan. Walaupun pemerintah telah mencoba membuat regulasi terkait CSR yaitu tentang Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) bagi Perseroan Terbatas, namun pada kenyataanya belum ada konsensus dalam pendefinisian CSR , baik di Indonesia mapun di negara-negara lain. Beragamnya tafsir dan pemahaman tentang CSR ini berdampak pada pelaksanaan CSR perusahaan. Ada perusahaan yang pelaksanaan CSR-nya direncanakan, diimplementasi dan dievaluasi dengan baik secara profesional. Sementara itu ada juga perusahaan yang melaksanakan CSR ala kadarnya.  Sehingga di lapangan ada perusahaan yang CSR-nya baik, tapi dalam praktiknya masih merusak dan merugikan lingkungan dan masyarakat.

Continue reading