pengelolaan-biaya-csr

Pelatihan Pengendalian Biaya CSR

PelatihanCSRDalam menjalankan kebijakan  CSR, tentunya hal tersebut membutuhkan anggaran biaya yang tidak sedikit. Oleh sebab itu, harus disesuaikan antara perencanaan yang telah disusun dengan besaran biaya yang telah ditetapkan. Salah satu tahapan yang penting selanjutnya adalah bagaimana pengendalian biaya CSR dapat dilaksanakan dengan baik sehingga selama proses perencanaan – pelaksanan kegiatan dan evaluasi kegiatan dapat berjalan sesuai harapan. 

Tentunya dalam perencanaan anggaran biaya dibutuhkan efisiensi dan efektifitas biaya yang tepat, dan hal tersebut tidak boleh diartikan sebagai cutting cost atau pemotongan biaya atau pengurangan biaya hal ini karena sering dipahami sebagai pemotongan anggaran tanpa memperhitungan faktor-faktor kunci dalam suatu operasi perusahaan sehingga prinsip cutting cost sering diartikan pengurangan biaya “asal mengurangi” sehingga kegiatan operasional seringkali dikorbankan. Sedangkan pada pelaksanaan CSR, efisiensi dan efektivitas dalam kegiatan operasional tidak boleh mengurangi kualitas dari program CSR itu sendiri. Mengingat akan pentingnya pelatihan ini akan sebuah keberhasilan dalam pelaksanaan program CSR, maka pelatihan Strategi Pengendalian Biaya CSR menjadi salah satu pelatihan yang penting.

Apabila membutuhkan informasi lebih detail mengenai pelatihan  dapat menghubungi Admin Kami (0812-1501-7910)

pelatihan csr sawit

Pelatihan Kelapa Sawit

PelatihanCSRSemula sektor kelapa sawit di Indonesia didominasi oleh perusahaan-perusahaan milik negara. Pengembangan perkebunan swasta dan perkebunan rakyat telah didukung sejak tahun 197, dengan bantuan Bank Dunia, dalam apa yang disebut “skema PIR/NES “ (Perkebunan Inti Rakyat, atau Nucleus Estate and Smallholder) perusahaan swasta menanam sebidang tanah dengan kelapa sawit (dikenal sebagai inti atau nucleus estates) atas nama petani kecil yang tempat tinggalnya ada di dekatnya. Setelah buah matang, biasanya setelah tiga sampai empat tahun, kebun dialihkan ke petani (dikenal sebagai petani plasma), yang mengembangkan perkebunan di bawah pengawasan para pengembang inti. Pengembang inti kemudian diwajibkan untuk membeli Tandan Buah Segar (TBS) dari petani, mengolahnya menjadi CPO dan menjual CPO ini di pasar.

Perusahaan – perusahaan perkebunan sawit khususnya yang sudah menghasilkan secara bertahap juga melakukan penyaluran CSR perusahaan dalam bergagai bentuk. Secara umum, distribusi penyaluran CSR dari perusahaan perkebunan kelapa sawit kepada masyarakat sekitardialakuan pada dua bentuk yakni pembinaan UKM lokal dan penyaluran bantuan sosial budaya dan lingkungan.

Untuk pembinaan UKM sebagaimana banyak dilakukan oleh perusahaan swasta aupun BUMN perkebunan sawit, sebagian basar terdistribusi pada pembinaan UKM adalah sektor perdagangan (40 persen) kemudian diikuti oleh sektor jasa dan pertanian.

Bagi Sebagian perusahaan mungkin tidak banyak mengetahui dasar-dasar apa saja yang harus diperhatikan dalam penerapan CSR, khususnya pada perusahaan persawitan. Oleh sebab itu dibutuhkan Pelatihan Corporate Social Responbility (CSR) yang dikhususkan bagi Persawitan .

Pelatihan Corporate Social Responbility (CSR) Perusahaan Persawitan Tahun 2022

Angkatan 1, 20-21 Januari 2022

Angkatan 2, 24-25 Februari 2022

Angkatan 3, 24-25 Maret 2022

Angkatan 4, 13-14 April 2022

Angkatan 5, 18-19 Mei 2022

Angkatan 6, 22-23 Juni 2022

Angkatan 7, 21-22 Juli 2022

Angkatan 8, 10-11  Agustus  2022

Angkatan 9, 15-16 September  2022

Angkatan 10, 20-21 Oktober  2022

Angkatan 11, 24-25 November 2022

Angkatan 12, 7-8 Desember 2022

Apabila membutuhkan informasi lebih detail mengenai pelatihan  dapat menghubungi Admin Kami (0812-1501-7910)