Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan adalah suatu konsep yang mengharuskan perusahaan untuk berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan sosial dan lingkungan di sekitar mereka. Dalam implementasi CSR, manajemen yang efektif sangat penting untuk memastikan program yang terlaksana berdampak positif, efisien, dan berkelanjutan. Untuk itu, training manajemen CSR menjadi salah satu hal yang sangat penting untuk dipelajari oleh para profesional yang ingin sukses mengelola program CSR perusahaan.
Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana manajemen program CSR dapat diterapkan dengan sukses, melalui contoh-contoh nyata yang telah berhasil membawa perubahan positif, serta proses pelatihan yang dapat membantu para profesional untuk mengelola CSR dengan lebih efektif.
Contoh Bentuk Manajemen Program CSR Ala Djarum Beasiswa Plus
Salah satu contoh manajemen CSR yang berhasil adalah Djarum Beasiswa Plus, yang telah menjalankan program ini dengan sangat sukses. Program ini tidak hanya memberikan beasiswa kepada mahasiswa. Akan tetapi juga memperhatikan pembinaan dan pengembangan keterampilan mereka untuk siap bekerja setelah lulus. Dalam menjalankan program ini, Djarum Beasiswa Plus memanfaatkan 4 fungsi manajemen seperti yang George R. Terry kemukakan, yaitu Planning, Organizing, Actuating, and Controlling (POAC)(Rahmawati, Rahma, 2023).
1. Planning (Perencanaan)
Pada tahap perencanaan, Djarum Beasiswa Plus merancang strategi untuk memilih mahasiswa yang tepat, memastikan bahwa mereka menerima dukungan yang mereka butuhkan, dan mengidentifikasi tujuan program. Perencanaan yang matang mencakup seleksi yang ketat dan pendampingan yang berkelanjutan agar beasiswa yang diberikan tidak hanya meringankan biaya kuliah, tetapi juga membantu pengembangan diri penerima beasiswa.
2. Organizing (Pengorganisasian)
Setelah perencanaan, pengorganisasian menjadi kunci dalam memastikan semua elemen program berjalan dengan lancar. Djarum Beasiswa Plus memastikan adanya sistem administrasi yang efisien, mulai dari seleksi hingga pelaksanaan program pendampingan. Selain itu, program ini juga melibatkan berbagai pihak terkai. Seperti universitas, mentor, dan berbagai instansi untuk memastikan dukungan yang menyeluruh bagi penerima beasiswa.
3. Actuating (Pelaksanaan)
Pelaksanaan program Beasiswa Plus berjalan dengan mengimplementasikan berbagai kegiatan, seperti pelatihan soft skill, magang, dan pembinaan untuk karir. Djarum Beasiswa Plus berusaha memastikan bahwa setiap penerima beasiswa mendapatkan pengalaman praktis yang bermanfaat dan siap menghadapi dunia kerja.
4. Controlling (Pengendalian)
Pengendalian dilakukan dengan memonitor perkembangan peserta program, mengevaluasi hasil yang telah dicapai, dan menyesuaikan pendekatan jika diperlukan. Dengan kontrol yang ketat, Djarum Beasiswa Plus dapat memastikan bahwa tujuan awal dari program ini tercapai, yakni meningkatkan kualitas SDM yang lebih siap bersaing di dunia kerja.
Keberhasilan Djarum Beasiswa Plus menunjukkan bagaimana manajemen program CSR yang sistematis dan terencana dengan baik dapat membawa dampak positif tidak hanya bagi penerima beasiswa. Akan tetapi juga bagi perusahaan dalam membangun reputasi dan kontribusi sosial.
Baca Juga: Pelatihan CSR Pendidikan dan Literasi Anak untuk Membangun Generasi Cerdas
Proses Manajemen Program CSR: In-LITE LED 2023 oleh PT Prima Praxis Komunika
Selain Djarum Beasiswa Plus, PT Prima Praxis Komunika juga menjalankan program CSR yang menarik, yaitu In-LITE LED 2023. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pencahayaan di berbagai wilayah yang masih kekurangan akses terhadap energi listrik yang memadai. Dalam menjalankan program CSR ini, PT Prima Praxis Komunika mengikuti proses manajemen yang sistematis dan terstruktur, yang mencakup tiga tahapan utama: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi (Diandra dan Dewi, 2024).
1. Proses Perencanaan
Tahap perencanaan program In-LITE LED 2023 dimulai dengan menetapkan sasaran, yaitu masyarakat Pulau Untungjawa yang membutuhkan pencahayaan. Tujuan utama program adalah meningkatkan kualitas hidup warga dengan memberikan edukasi tentang produk pencahayaan dan mengatasi miskonsepsi terkait lampu LED.
Selain itu, program ini bertujuan untuk memperkenalkan In-LITE LED sebagai merek lampu LED lokal Indonesia yang berkualitas, terjangkau, hemat energi, dan bersertifikat SNI. Proses perencanaan juga mencakup penentuan tanggal, durasi acara, dan persiapan teknis. Seperti pemilihan tim lapangan dan penyusunan dokumen media untuk memudahkan komunikasi.
2. Proses Pelaksanaan
Pada tahap pelaksanaan, PT Prima Praxis Komunika mengikuti tiga tahapan utama untuk memastikan program berjalan lancar dan sesuai rencana. Setiap tahapan dirancang untuk mengimplementasikan strategi CSR secara efektif di lapangan yang dapat dilihat dalam gambar berikut.

Sumber: Diandra dan Dewi (2024)
3. Proses Evaluasi
Evaluasi dilakukan untuk menilai dampak dari program In-LITE LED 2023. PT Prima Praxis Komunika mengukur hasil program dengan dua cara: media monitoring dan evaluasi internal. Hasilnya, program berhasil memperoleh 34 pemberitaan positif di media, yang menunjukkan dampak positif dari pelaksanaan CSR ini.
Baca Juga: Pendampingan Penyusunan Sustainability Report untuk Laporan yang Komprehensif
Pentingnya Training Manajemen CSR
Dalam rangka mengelola program CSR dengan sukses, training manajemen CSR menjadi hal yang sangat penting. Training ini memberikan pengetahuan dan keterampilan yang Anda butuhkan untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi program CSR secara efektif. Melalui pelatihan ini, peserta dapat mempelajari konsep dasar CSR, strategi implementasi, dan cara melakukan pengukuran dampak sosial yang tepat.
Dengan mengikuti training manajemen CSR, peserta akan dibekali dengan pemahaman mendalam tentang berbagai aspek manajemen CSR. Hal ini termasuk perencanaan yang berbasis pada analisis kebutuhan masyarakat, pengorganisasian yang melibatkan berbagai pihak, pelaksanaan yang melibatkan stakeholder dengan cara yang efisien, serta pengendalian untuk memastikan keberlanjutan program.
Selain itu, training manajemen CSR juga akan mengajarkan pentingnya standar internasional dalam CSR, seperti standar ISO 26000, yang memberikan panduan tentang bagaimana perusahaan dapat melaksanakan CSR yang beretika dan berdampak positif.
Baca Juga: Modal Investasi Sosial dengan Pelatihan CSR Kesehatan dan Gizi Masyarakat
Ikuti Pelatihan Manajemen CSR di Jogja Tourism Training Center
Program CSR yang efektif membutuhkan manajemen yang terstruktur dan sistematis. Contoh seperti Djarum Beasiswa Plus dan In-LITE LED 2023 menunjukkan bahwa dengan perencanaan yang matang, pelaksanaan yang efektif, dan pengendalian yang ketat, program CSR dapat memberikan dampak sosial yang besar. Oleh karena itu, training manajemen CSR sangat penting bagi siapa saja yang ingin terlibat dalam pengelolaan program CSR yang berdampak positif. Ikuti Pelatihan atau Training Manajemen CSR di Jogja Tourism Training Center dengan berbagai benefit. Mulai dari tentor yang expert, training kit, hingga snack dan lunch untuk menunjang kenyamanan peserta pelatihan. Dengan mengikuti training ini, Anda akan siap untuk menciptakan perubahan yang lebih baik bagi masyarakat, sekaligus membangun reputasi perusahaan yang peduli terhadap keberlanjutan sosial.
Dapatkan Konsultasi CSR Gratis Sekarang!
Ingin membangun program CSR yang lebih strategis dan berdampak? Tim kami siap membantu Anda merancang pelatihan CSR yang tepat, sesuai kebutuhan, dan langsung dapat diterapkan.
📲 WhatsApp: +62 811-2647-094
🌍 Website: pelatihancsr.com


No responses yet